Mahasiswa/i Kampus Karya Anak Bangsa selalu mendapat tantangan yang luar biasa sebagai bentuk perkuliahan yang langsung turun ke lapangan. Demi membantu saudara-saudara yang ada di lombok yang terdampak korban gempa, maka serentak dan kompak para mahasiswa/i Kansa turun ke jalan menggalang dana.

Di simpang-simpang lampu lalu lintas seperti di penuin, jodoh, batam centre dan batu aji serentak mereka turun ke jalan. Mengingatkan dan menjemput infak dari orang-orang yang juga peduli dengan saudara kita di lombok.

Selain itu juga diadakan acara aksi amal support for lombok selama 2 hari yang bertempat di Kepri Mall. Aksi amal yang diketuai oleh ibu Indrawati Sugiatiningsih, SE. MM menggandeng berbagai komunitas yang ada dikota Batam. Dan luar biasanya pihak Kepri Mall sendiri juga mendukung penuh untuk kegiatan aksi amal ini. Sama sekali tidak dikenakan biaya sedikitpun dan panitia juga diijinkan untuk berkeliling di dalam mall untuk menjemput donasi para pengunjung. Buka mall dipagi hari dan membereskan perlengkapan acara sampai menjelang pagi. Apresiasi setinggi-tingginya untuk pihak manajemen Kepri Mall.

Selama 2 hari pada tanggal 8-9 September 2018 panitia berpikir keras untuk membuat acara penggalangan dana bisa menyedot perhatian pengunjung dan juga mengundang para donatur. Acara di isi oleh perform kreasi anak bangsa dari Kampus Kansa dan ada juga penampilan dari berbagai komunitas seperti Rumah Hitam, stand up comedy, Oi, dan lain-lain.

Ada yang menampilkan puisi, lagu, seni pencak silat, dongeng, tari, dan masih banyak lagi. Sponsor pendukung alhamdulillah juga ada antara lain kalbe morinaga indonesia, K3S SMK, Salsa Parfum, Grand i Hotel, Rumah Hitam, IABRB, Yhety Maheza Celluler, GP Music Rental, Yudha Brama Jaya, PT HE & R  Engineering, Dinas sosial Batam, Yayasan Iskandar Muda, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMK, Stand Up Comedy Batam, Parewa Bessi Passompe, Tiens, Komunitas Oi, Halal Networking International, Denniscu Autism Centre, BP Batam, dll.

Di hari pertama kegiatan juga diisi dengan lomba mewarnai usia TK dan SD yang dinilai oleh dewan juri yang berkompeten dibidangnya yaitu pelukis Mas Wahyu Sulaiman. Beliau adalah peraih penghargaan MURI untuk karyanya yang bisa melukis di media yang paling kecil dengan ukuran sangat kecil hanya hitungan mili meter. Tidak hanya itu beliau juga sharing tentang melukis dan mewarnai yang baik.

Alhamdulillah bergerak, serentak dan kompak acara penggalangan dana sukses. Semoga para panitia dan donatur mendapatkan pahala terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

Pin It on Pinterest

Share This