Jumat, 12 Oktober 2018.

Oleh : Riki Syolihin

Hari Jumat ini adalah hari ke 5 para relawan dari kampus karya anak bangsa publik speaking Batam (Kansa) berada di desa Santong, kecamatan kayangan, Lombok Utara. Semua relawan yg berjumlah 12 orang, 8 laki-laki dan 4 perempuan dalam misi program TERAPI HEALING bagi korban pasca gempa.

Di desa Santong ini, ada 14 dusun dengan lebih 3000 KK, tim relawan KANSA PEDULI baru bisa menyentuh 6 dusun, 2 pesantren, 3 sekolah, 2 buah Paud anak2 dan puluhan pengajian bakda maghrib. Menjelang sore hari hingga malam, banyak masyarakat yang datang ke tenda   kami untuk melakukan terapi TRAUMATIK. Karenanya setiap hari kami berbagi tugas, ada yang menerima tamu di tenda dan yang lain terjun ke rumah2 dan kelompok2 yg ada di masyarakat.

Para relawan menghadapi berbagai kondisi psikis masyarakat yang berbeda, sehingga penanganannya di perlukan ke hati2 an. Umumnya masalah yg di derita oleh masyarakat ialah :

  1. Timbul rasa was-was yg berlebihan
  2. Sering marah
  3. Tidur terganggu, tiba2 terbangun tanpa sebab
  4. Takut berada dalam ruangan
  5. Takut dengan Hari Minggu, setiap tiba hari Minggu malam Senin tubuh tiba2 menggigil. (Gempa besar terjadi pada malam Senin)
  6. Kehilangan gairah dan semangat kerja
  7. Sakit punggung, perut, pusing lebih sering datang
  8. Takut diluar

Alhamdulillah sampai hari ke 5 ini kondisi relawan sehat dan bahagia dan semua masalah psikis yang di alami korban gempa berhasil di sembuhkan. Adapun tehnik terapi yang di gunakan oleh para relawan secara umum menggunakan pendekatan hipnoterapi dan dipadukan dengan tehnik tapping EFT dan Transfer energi.

Demikian laporan sementara, insyaallah akan dibuat laporan lebih lengkap lagi pada saat kegiatan ini berakhir.

Salam dari relawan Kansa Peduli  Batam.

Pin It on Pinterest

Share This