Kok Ragu?

Ini lah sedikit cerita sahabat lamaku yg sudah lama kami tak bertemu

“Kerap kali keraguan itu muncul, datang di saat yg penting dan biasanya aq mundur kembali, kembali berfikir dan ujung2 nya akupun tidak melangkah kemana2”

Mungkin bukan hanya dia, banyak di antara kita juga mengalami keraguan-keraguan dalam keputusan yang akhirnya kita menunda sesuatu yg penting dalam hidup kita.

Apakah ragu itu penyakit?
Apakah bisa di jelaskan dan di obati?

Ya! Keraguan adalah penyakit dalam hati manusia. Banyak hal penyebab nya, namun ia bisa di obati, bukan hanya bisa tapi ia harus di obati.

Beberapa Hal yang Menyebabkan Keraguan / Ragu-Ragu Pada Seseorang :

  1. Dihadapkan Pada Lebih Dari Satu Pilihan Sulit
  2. Terpaksa Melakukan Sesuatu yang Tidak Ingin Dilakukan
  3. Mendapatkan Petunjuk atau Saran yang Membingungkan
  4. Belum Paham Benar Cara Mengerjakan Sesuatu Hal
  5. Tidak Memiliki Kemampuan Dalam Melakukan Suatu Pekerjaan
  6. Belum Berpengalaman Dalam Mengerjakan Suatu Hal
  7. Ingin Melanggar Sesuatu yang Sangat Ingin Dilakukan
  8. Tidak Ada Petunjuk Atau Bukti yang Meyakinkan
  9. Menghadapi Suatu Resiko yang Akan Diterima Jika Dilakukan
  10. Meminta Bantuan atau Memberi Perintah Orang Tidak Kompeten
  11. Membuat Suatu Keputusan Penting Dalam Waktu Cepat
  12. Merasa Gugup atau Gerogi Ketika Hendak Melakukan Sesuatu

Jika anda termasuk orang yang sering ragu-ragu maka anda butuh banyak berlatih berpikir cepat dalam memutuskan suatu perkara.

Kamu butuh solusi?
Mari bergabung di kelas ataupun di seminar yg akan berlangsung tanggal 21 Juli 2019 ini.

Kebetulan sekali! Kampus Kansa sedang mengajak kita semua dalam sebuah seminar publik speaking dan kelas publik speaking.

Karya Anak Bangsa Public Speaking School (KANSA-PSS) – merupakan sebuah kampus sekaligus Lembaga Pelatihan Sertifikasi yang berkiblat pada pembentukan generasi yang kreatif, inovatif & mandiri. Dengan pendekatan fundamental, pikir, public speaking, media & hipnosis.

Untuk info lebih banyak kunjungi :
www.kansa.co.id

IG => @kansapublicspeakingschool
FB => karya anak bangsa batam

Untuk Pendaftaran online :

  1. http://bit.ly/pendaftaran_pmb_extension3
    Mengisi biodata dengan lengkap.👍

Pembayaran via transfer :
BNI SYARIAH 70-7777-665
a/n : KSPPS Karya Anak Bangsa

Konfimasi pembayaran :

  1. http://bit.ly/konfirmasi_pembayaran_pmbext3

Mengisi konfirmasi pembayaran dengan mengisi nama lengkap, transfer dari rekening mana & upload struk bukti transfer nya 👍

Contact person / whatsapp :
Selina : +62 812-6791-3914
Yenni : +62 822-8531-6140
Maria : +62 812-6601-2328
..
@semuatentangbatam @batampromotion @eventdibatam @batamhits @eventbatam @eventseminarbatam

wonderfullkepri #motivatorschool #publicspeakingbatam #publicspeakingclass #seminarpublicspeaking #kelaspublicspeaking #seminar #training #pelatihan #pemkobatam #komunitas #batam #kepri

Catatan Hari Kelima Relawan Batam di Lombok

Jumat, 12 Oktober 2018.

Oleh : Riki Syolihin

Hari Jumat ini adalah hari ke 5 para relawan dari kampus karya anak bangsa publik speaking Batam (Kansa) berada di desa Santong, kecamatan kayangan, Lombok Utara. Semua relawan yg berjumlah 12 orang, 8 laki-laki dan 4 perempuan dalam misi program TERAPI HEALING bagi korban pasca gempa.

Di desa Santong ini, ada 14 dusun dengan lebih 3000 KK, tim relawan KANSA PEDULI baru bisa menyentuh 6 dusun, 2 pesantren, 3 sekolah, 2 buah Paud anak2 dan puluhan pengajian bakda maghrib. Menjelang sore hari hingga malam, banyak masyarakat yang datang ke tenda   kami untuk melakukan terapi TRAUMATIK. Karenanya setiap hari kami berbagi tugas, ada yang menerima tamu di tenda dan yang lain terjun ke rumah2 dan kelompok2 yg ada di masyarakat.

Para relawan menghadapi berbagai kondisi psikis masyarakat yang berbeda, sehingga penanganannya di perlukan ke hati2 an. Umumnya masalah yg di derita oleh masyarakat ialah :

  1. Timbul rasa was-was yg berlebihan
  2. Sering marah
  3. Tidur terganggu, tiba2 terbangun tanpa sebab
  4. Takut berada dalam ruangan
  5. Takut dengan Hari Minggu, setiap tiba hari Minggu malam Senin tubuh tiba2 menggigil. (Gempa besar terjadi pada malam Senin)
  6. Kehilangan gairah dan semangat kerja
  7. Sakit punggung, perut, pusing lebih sering datang
  8. Takut diluar

Alhamdulillah sampai hari ke 5 ini kondisi relawan sehat dan bahagia dan semua masalah psikis yang di alami korban gempa berhasil di sembuhkan. Adapun tehnik terapi yang di gunakan oleh para relawan secara umum menggunakan pendekatan hipnoterapi dan dipadukan dengan tehnik tapping EFT dan Transfer energi.

Demikian laporan sementara, insyaallah akan dibuat laporan lebih lengkap lagi pada saat kegiatan ini berakhir.

Salam dari relawan Kansa Peduli  Batam.

Kansa Peduli Support for Lombok (2)

Kampus Karya Anak Bangsa (Kampus Kansa)  dengan kepeduliannya yang tinggi mengadakan acara “Aksi Amal Support For Lombok”. Aksi ini merupakan bagian dari “Kansa Peduli” Lombok. “Kansa Peduli” Lombok fokus kepada bantuan untuk saudara-saudara yang ada di Lombok dengan cara “Traumatic Healing”.  Dengan di ketuai oleh salah satu Dosen Kansa yaitu Dede Jamaludin, S.Pd.I dan dibawah bimbingan langsung oleh Rektor Kansa yaitu Bang Haji Riki Syolihin, S.Fil.I, Msi, MCHC, CHt.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kansa Peduli berkeinginan melakukan penggalangan dana. Dan sumbangan bantuan yang didapatkan nanti akan diserahkan digunakan untuk meringankan beban korban. Gempa kuat yang mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat) dan Bali pada Minggu (29/07) menyebabkan setidaknya 16 orang meninggal dunia, lebih dari 160 lainnya luka-luka.

 Hingga Senin (30/07) malam waktu setempat, lebih dari 5.000 warga masih berada di tempat-tempat penampungan sementara. Lima di antara korban meninggal dunia dilaporkan adalah anak-anak. Gempa berkekuatan 6,4 SR tersebut juga menyebabkan lebih dari 1.000 rumah rusak. Setelah gempa pada Minggu pagi, ternyata gempa tidak hanya terjadi sekali dua kali. Gempa susulan masih terjadi.

Mengingat banyak di antara sahabat yang akan memberikan bantuan kemanusiaan untuk korban. Maka kami segenap keluarga besar KANSA tergerak untuk menampung dan menyalurkan bantuan yang terfokus pada traumatic healing. Dari banyaknya organisasi memberikan bantuan pasca bencana alam, yang terlihat mungkin banyak berupa bantuan fisik, seperti bantuan makanan, penampungan, baju dan bantuan-bantuan lain yang terbilang penting. Tetapi selain itu, para korban sebetulnya juga membutuhkan bantuan kesehatan mental karena trauma yang timbul dari bencana alam berskala besar.

Trauma healing sangatlah penting, melihat banyak dari korban bencana alam mengalami trauma dan ketakutan yang berlebih ketika mendengar suara-suara yang menyerupai gaung, getaran, atau semacamnya. Trauma healing sendiri diutamakan pada anak-anak dan lansia, yang biasanya mengalami trauma paling kuat, baik stres maupun depresi. (Artikel by Lumiati, Ilustrasi by Didit)

Pin It on Pinterest